Nah, sebelumnya Sendoklapar udah sempet spoiler resep Seekh Kebab, sekarang waktunya kita bahas: Ada varian kebab apa aja sih? Soalnya banyak yang mikir kebab itu ya cuma daging sapi diiris tipis-tipis terus dibungkus roti. Tidak hanya itu verguso, memang sih cara penyajiannya kurang lebih sama tapi ada berbagai varian kebab yang unik juga, beda daerah beda nama kebab beda bumbu dan sebagainya.
Jadi, biar makin asik, kita mulai dulu dari apa sih itu kebab singkatnya, terus lanjut ke gimana kebab nyebar ke berbagai negara dan berkembang jadi banyak jenis yang bisa kamu temui. Yuk, kita kulik tipis-tipis sejarahnya dulu!
Apa sih kebab?
Kata kebab sendiri berasal dari bahasa persia ‘kabāb’ ‘ yang artinya daging yang dipanggang atau dibakar. Asal muasal kebab ditemukan pada abad pertengahan diperkiran ditemukan di timur tengah.
Dari Timur Tengah Sampai ke Seluruh Dunia
Secara tradisional kebab biasanya dimasak dengan menggunakan tusuk sate dan dibakar diatas bara api, tapi sejalan dengan berjalannya waktu variasi kebab berganti. Mulai cara pengolahan, cara memasak dan pilihan protein yang digunakan semakin meluas tersebar di daerah timur tengah dan asia selatan dan seterusnya. Bahkan sampai indonesia pun punya resep kebab andalannya sendiri ya khan, siapa yang suka jajan kebab di pinggir jalan?
Jenis jenis kebab
Berawal dari Timur Tengah, kini kebab sudah mendunia. Hidangan ini memang identik banget dengan kuliner khas Turki, dan nggak bisa dipungkiri banyak varian kebab memang lahir dari sana. Walaupun perbedaannya kadang nggak terlalu signifikan, tetep aja seru buat dikulik—anggap aja jadi trivia kuliner hehe.
Oh iya, perlu kamu tahu juga kalau shawarma dan kebab itu punya kesamaan. Persamaan nya yaitu sama-sama daging cincang yang dibumbui lalu dipanggang atau dibakar.
Bedanya? Shawarma dipanggang secara vertikal, sedangkan kebab biasanya horizontal dengan menggunakan tusuk sate. Oke deh lanjut , berikut beberapa varian kebab yang menurut Sendoklapar terkenal dan punya keunikan tersendiri.
Doner kebab
Kita mulai dari yang paling terkenal dulu, yaitu Döner Kebab. Pasti udah sering dengar, kan? Nah, kebab modern satu ini asalnya dari Turki, tapi cara masaknya seperti shawarma—daging dipanggang secara vertikal lalu diiris tipis.
Döner kebab pertama kali populer di Jerman lewat para imigran Turki tahun 1970-an. Dari situlah orang Jerman mulai jatuh cinta sama hidangan ini. Biasanya döner disajikan dengan potongan daging tipis, roti pita atau roti pipih, ditambah sayuran segar, saus bawang putih, dan saus yogurt bawang putih.
Karena rasanya kebetulan cucok sama warga Jerman, döner kebab bahkan disebut-sebut jadi makanan ‘pemersatu bangsa’ di Jerman. Nggak heran kalau sekarang ada ribuan resto dan street food yang jual kebab ini. Oh ya fyi, nama ‘döner’ sendiri berasal dari bahasa Turki yang berarti berputar atau berbalik—sesuai cara dagingnya dipanggang dengan teknik rotisserie (secara vertikal).

Gyros
Nah mungkin akan jadi perdebatan panjang kalau sendoklapar mengkategorikan gyros sebagai kebab tapi gyros ini memang rada mirip sih ibarat kata kayak doner kebab. Secara gak ada kebab kebabnya (baca arti kebab) tapi udah modifikasi. Sangat memungkinkan Yunani memilik makanan mirip mirip kebab karena letak geografis yang masih berdekatan dengan Turki dan Timur Tengah
Oke daripada ribut, mending kita lanjut bahas apa itu Gyros. Kata Gyros berasal dari Yunani, artinya “berputar” (sesuai dengan cara memasaknya seperti shawarma). Biasanya gyros menggunakan daging babi atau ayam, lalu disajikan dengan pita bread diisi dengan tomat, bawang bombay, selada, terkadang kentang goreng dan di lumuri dengan saus tzatziki.

Seekh kebab
Kebab yang satu ini udah pernah Sendoklapar spoiler resepnya. Seekh kebab berasal dari Asia Selatan (India dan Pakistan). Menariknya, kebab ini secara bentuk paling sesuai dengan pengertian kebab—daging cincang yang dipanggang—nggak banyak orang Indonesia yang familiar dengan varian kebab ini.
Seekh Kebab biasanya dibuat dari daging ayam atau kambing yang dibumbui dengan bawang putih, bawang bombay, jinten, parsley, dan rempah lainnya.
Setelah dibumbui, daging didiamkan biar meresap, lalu ditempelkan ke tusuk sate panjang sebelum dipanggang. Secara tradisional, Seekh Kebab dimasak di atas bara api, jadi aromanya wangi smokey banget. Biasanya disajikan bareng nasi basmati atau naan—mantap banget buat jadi menu makan siang atau malam.

Adana kebab
Sesuai dengan namanya kebab ini berasal dari Tukri tepatnya di daerah Adana. secara visual kebab mirip dengan seekh kebab yaitu daging cincang yang dibumbui dan dipanggang atau dibakar dengan menggunakan tusuk sate.
Bedanya sih dari segi daging adana biasanya menggunakan daging domba dan diberi bumbu pedas jadi rasanya lebih bold dan pedas sesuai dari daerah adana yang terkenal dengan bumbu masakannya yang bold. Untuk penyajian bisa dengan roti pipih, lettuce, sayuran panggang seperti tomat dan bawang bombay merah.
Chapli kebab
Nah, kebab yang satu ini agak beda dari kebab-kebab yang sebelumnya Sendoklapar bahas, terutama dari bentuk dan cara penyajiannya. Kalau kebab umumnya berbentuk sate satean (memanjang) atau daging iris tipis Kebab Chapli justru flat dan mirip patty burger.
Hidangan ini berasal dari daerah Pashtun, Pakistan. Kata ‘chapli’ sendiri dipercaya berasal dari bahasa Pashto chaprikh/chapdikh/chapleet yang artinya flat. Ada juga yang bilang namanya terinspirasi dari bentuk sol sepatu (chappal) karena bentuknya yang pipih.

Chapli Kebab biasanya disajikan dengan naan hangat, ditemani saus yoghurt, selada segar, dan bawang bombay.
Kebab Indonesia
Untuk kebab khas Indonesia kita biasa menyebutnya dengan kebab turki haha padahal kalau dari cara buat, bahan pendamping yang digunakan dan sausnya pun sangat berbeda dari kebab turki. Kebab turki ala Indonesia itu udah banyak mengalami penyesuaian lidah orang indo which is fine yang penting konsepnya kan daging dengan rempah yang dipanggah sesuai namanya kebab.
Biasanya untuk isian sayur adalah lettuce atau selada keriting, lalu sausnya pake saus sambal dan mayones. Jujurly rasanya khas banget, kadang bikin sendoklapar suka ngidam kebab turki ala Indoensia.
Itulah beberapa jenis kebab yan sudah sendoklapar rangkum sebenarnya ada beebrapa jenis kebab lainnya. Walaupun sebenarnya ada beberapa varian kebab lain yang bisa disebutkan tapi sendoklapar pikir hampir sama sih pembuatannya hanya beda di bumbu cara pengolahan karena memang ada banyak masakan kebab diluar sana yang sudah dipengaruhi oleh budaya masing masing,
Untuk mengetahui jenis kebab lainnya lebih dalam kalian bisa langsung kulik sendiri atau biar experience nya makin real bisa langsung ke timur tengah atau turki sekalian ke kebab land hehe.
referensi
foodtimes.eu: Kebab: history and culture, manufacturing process, market insights, nutrition and practical advice by Dario Dongo
nibble.id: Sejarah Kebab: Dari Timur Tengah dan Mendunia
Wikipedia Gyro (makanan)
Wikipedia Chapli kebab


