Apa itu Paella?

Paella seafood didajikam dengan scallop udang dan lemon

Kenalan yuk sama Paella

Untuk orang Indonesia mungkin masakan spanyol kurang sebegitu terkenal, tidak seperti Italian food yang kayaknya juga paling terkenal di dunia. Nah makanya sendoklapar mau kenalin makanan yang paling terkenal khas Spanyol lebih tepatnya makanan ini lahir di Valencia.

Jadi paella itu merupakan masakan dari Valencia terbuat dari beras khusus namanya bomba yang masak dengan kaldu dan biasanya menggunakan protein seperti ayam, kelinci, atau seafood. Rasanya gurih, wangi, dan punya karakter yang unik sekali

Secara visual untuk ornag Indoensia akan teringat langsung oleh Nasi Goreng tapi orang spanyol marah banget kalau paella disebut “nasi goreng” haha (jujur sendoklapar pernah bilang gini waktu pertama kali ngeliat paella). Mungkin dari visual hampir sama, nasi di atas penggorengan? nasi goreng dong? tapi dari bahan dan cara memasaknya pun jauh berbeda dari nasi goreng. Yuk lanjut baca untuk mengenal lebih lanjut apa sih paella itu?

Asal usul dan Sejarah Paella

Sekarang paella sering disajikan di restoran dengan plating yang fancy, padahal asal usulnya justru sangat sederhana. Paella awalnya adalah makanan rumahan para petani, yang dimasak dari bahan yang mereka punya saat itu: beras, sayuran, ayam, kelinci, hingga siput.

Paella adalah hidangan satu panci untuk para pekerja yang sedang berada di ladang. Mereka memasaknya di atas api unggun, lalu menyantapnya bersama teman dan keluarga. Jadi, sejak awal paella itu bukan cuma soal “masakannya”, tapi juga soal momen kebersamaan.

Untuk asal-usulnya, dipercaya — dan orang Spanyol pun menyetujui — bahwa paella berasal dari Valencia. Beras sudah dibudidayakan di wilayah ini selama ribuan tahun, jadi bukan hanya Asia saja yang punya tradisi beras sebagai komoditas utama.

Dalam proses membuat paella, jenis beras yang dipakai juga spesifik: varietas Senia, Bomba, atau Albufera. Tiga jenis beras ini punya kemampuan menye

Pella Fideua dengan topping seafood

Selain paella, ada juga yang namanya fideuà. Konsepnya mirip banget sama paella, hanya saja berasnya diganti dengan pasta tipis mirip angel hair. Honestly Sendoklapar malah suka banget versi yang ini.

Fun trivia: fideuà konon katanya ditemukan oleh para nelayan Spanyol yang waktu itu kehabisan beras. Mereka mengganti beras bomba dengan pasta. Dari situ akhirnya lahirlah versi “paella tapi pasta” ini.

Aneka variasi Paella yang Populer

Dari makanan pada pekerja diladang hingga menjadi makanan ikonik dari Spanyol tentu saja ada banyak sekali kreasi paella. Tapi yang original dari valencia cuma dua kalau gak pakai protein seperti daging kelinci, ayam ya pakai seafood.

di dunia modern paella sudah di kreasikan dengan berbagai macam jenis. Seperti paella mix protein seafood dan ayam, terus ada paella vegetarian juga (cocok buat kamu yg gak makan produk hewani) dan yang paling visually cakep banget ya paella dengan tinta cumi hitam mantep sih itu

Paella Valenciana

The OG of Paella ya paella Valenciana, dibuat dengan kaldu kelinci atau ayam terus ada juga tomat, bawang bombay, rosemary. Terus toppingnya tentu pakai ayam atau daging kelinci, tapi yah di zaman sekarang kayaknya lebih gampang cari daging ayam daripada kelinci. Oleh sebeb itu kalau kamu cari paella Valenciana pasti pakai daging ayam

Seafood Paella

Dari namanya pasti udah kebayag ya pakai broth apa dan toppingnya? Tapi sendoklapar jelasin lagi deh, jadi base brothnya pakai seafood terus toppingnya ada udang, ikan, cumi atau kerang – kerangan

Kesimpulan

Paella mungkin belum seterkenal pasta ala bolognese di Indonesia, tapi sebenarnya makanan ini punya potensi besar cocok sama lidah dan market orang Indonesia. Secara, bahan utamanya nasi dan topping-nya pun banyak yang halal friendly.

Dari Valencia sampai ke seluruh dunia, paella sudah berkembang jadi banyak versi: ada yang tradisional pakai ayam & kelinci, ada yang full seafood, ada juga yang modern campur-campur (paella mixta) biar semua orang happy dalam satu wajan 😆

Intinya, paella bukan cuma soal nasi — tapi ada makna filosofis paella itu sendiri yaitu tradisi, kesederhanaan dan kebersamaan. Konsep awal paella pada awalnya menggunakan bahan sederhana dan seadanya, dimakan bareng-bareng dari satu pan besar di tengah meja. Tapi hati hati paella bisa juga sih bikin berantem karena rebutan kerak nasi hehe (nasi pada paella yang berkerak gosong biasanya paling enak dan umami)

Kalau kamu penasaran… kamu tim yang mana nih? Tim traditional Valencian, tim seafood, atau tim “campur semua juga boleh”? Tulis pilihan kamu di komentar ya — kita lihat tim mana yang paling kuat

Referensi

From grain to plate: the story of Valencian paella and its homegrown, world-class rice dari nationalgeographic

History and Origins of Paella