Beberapa waktu lalu, media sosial sempat ramai gara-gara Teh Shanty — istri Denny Cagur — mengunggah video memasak yang bikin banyak orang kepo. Dalam videonya, Teh Shanty memasak cabe hijau yang bentuknya agak bulat dan besar — dari tampilannya aja udah bikin penasaran!
Menariknya, cara pengolahannya pun tanpa dipotong sama sekali, langsung dimasak utuh. Nah, Teh Shanty menyebut cabe tersebut sebagai “Cabe Bendot”, tapi orang orang lebih banyak yang menyebutnya cabe gendot atau cabe gendut, seusai dengan bentuknya yang gendut dan chubby 😆.
Dalam waktu singkat, video itu langsung viral, banyak netizen penasaran dan berbondong-bondong nyari “cabe gendut” di e-commerce. Padahal, buat orang Sunda, masakan seperti ini sebenarnya bukan hal baru — mereka sudah familiar dengan hidangan bernama Ase Cabe. Dalam videonya pun, Teh Shanty sempat menyebut kalau resep yang ia masak terinspirasi dari Ase Cabe, hanya saja kali ini ia mengganti bahan utama yang biasanya cabe hijau besar dengan cabe gendot karena kebetulan sedang dapat kiriman banyak 😋.
Ase Cabe
Ase Cabe ini ternyata merupakan masakan khas Idul Fitri asal Jawa Barat, tepatnya dari daerah Garut.
Orang Sunda mana nih suaranya? 😆 Absen di kolom komentar ya!
Bahan utamanya tentu saja cabe hijau, yang bisa pakai cabe hijau besar atau cabe hijau keriting. Jujur, waktu pertama kali lihat resep Teh Shanty ini sendoklapar langsung penasaran dan nonton videonya di YouTube.
Dalam videonya Teh Shanty pun menyebut masakannya sebagai Ase Cabe, dan hal itu langsung mengingatkan Sendoklapar pada salah satu podcast yang juga sempat membahas hidangan ini — yang, jujur aja, masih cukup asing buat Sendoklapar sendiri.
Menariknya, resep Ase Cabe ini ternyata berbeda-beda di setiap rumah. Waktu Sendoklapar coba ngulik di YouTube dan baca beberapa artikel, ada juga versi Ase Cabe yang menggunakan santan menarik sih. Dan memang namanya juga masakan Lebaran, apa pun yang dikasih santan pasti rasanya makin istimewa
🌿 Asal-usul dan Nama Ilmiah
Secara ilmiah, cabe gendot termasuk dalam keluarga besar Solanaceae (keluarga terong-terongan).
Nama ilmiahnya adalah Capsicum chinense — sama seperti jenis cabai super pedas lain di dunia seperti Habanero, Scotch Bonnet, sampai Carolina Reaper.
Walaupun namanya “chinense” (yang berarti “dari Cina”), cabai ini sebenarnya bukan berasal dari Tiongkok, melainkan dari Amerika Selatan, tepatnya di wilayah Amazon. Nama itu muncul karena kesalahan klasifikasi awal oleh ahli botani di abad ke-18.
🔥 Ciri-Ciri Cabe Gendut
Dari penampilannya, cabe gendot gampang dikenali karena bentuknya yang gendut dan pendek, mirip seperti cabe rawit jumbo tapi lebih bulat.
- Karakteristik Umum:
- Warna: Hijau saat muda, berubah jadi oranye hingga merah terang saat matang.
- Bentuk: Pendek, gemuk, dan agak berkerut di ujung.
- Rasa: Pedas banget, tapi dengan aroma khas — sedikit buah dan floral (mirip Habanero).
- Tingkat Kepedasan: Sekitar 100.000–350.000 SHU (Scoville Heat Units).
Sebagai perbandingan, cabe rawit Indonesia rata-rata hanya sekitar 50.000–100.000 SHU.
- Sebaran dan popularitas
Di Indonesia, cabe gendot paling dikenal sebagai cabe khas Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah.
Penduduk setempat kadang menyebutnya cabe Dieng atau cabe gondol. Karena tumbuh baik di dataran tinggi dengan suhu dingin, cabe ini cocok banget di daerah seperti Wonosobo atau Banjarnegara.
Kesimpulan
Walaupun bentuk cabe gendut lucu, tapi pedesnya gak lucu ya hehehe Dari sisi botani, cabe ini termasuk dalam spesies Capsicum chinense — satu keluarga dengan cabai terpedas di dunia. Buat pencinta kuliner pedas, cabe ini bisa kamu jadiin ekperimen untuk masakan baru. Plus kalau warga wonosobo bisa memanfaatkan popularitas cabe gendut, komoditi ini bisa prospek yang bagus sih buat petani dan UMKM disana.
💬 Yuk, Sharing!
Kamu berani coba cabe gendot ini, atau justru udah pernah masak pakai cabe ini di rumah?
Tulis pengalamanmu di kolom komentar, siapa tahu nanti Sendoklapar cobain juga versi resep kamu! 😍
Dan kalau kamu punya tips cara mengolah cabe super pedas biar nggak “membakar lidah,” share juga ya~
📚 Referensi
- Dapur Umami. (2024). Mengenal Cabe Gendot. https://www.dapurumami.com/artikel-tips/mengenal-cabe-gendot
- DetikFood. (2024). 5 Fakta Cabe Gendot yang Viral Dimasak ala Teh Shanty. https://food.detik.com/info-kuliner
- Cahaya Borneo. (2025). Cabe Gendot Mendadak Viral di Kalangan Food Vlogger. https://cahayaborneo.com
- IDN Times. (2024). Resep Tumis Cabe Gendot ala Teh Shanty. https://www.idntimes.com/food/recipe
- Himagi UNIMUS. (2025). Fakta Cabe Gendot dan Kandungan Capsaicin-nya. https://himagi.unimus.ac.id
