Bikin falafel yuk
Kamu tahu kan kalau kacang arab (chickpeas) itu kaya akan protein dan serat. Terus kamu sudah pernah coba olahan kacang arab yang satu ini belum? Yup, namanya falafel, makanan khas Timur Tengah yang terbuat dari kacang arab sebagai bahan utamanya.
Cara membuatnya pun sederhana: kacang arab direndam semalaman, lalu dihaluskan bersama bumbu, rempah daun, dan sedikit tepung hingga membentuk adonan. Setelah itu, tinggal dibentuk bulat, digoreng sampai keemasan… dan uh, sedap banget! ๐
Teksturnya renyah di luar, lembut dan fluffy di dalam, dengan rasa gurih, sedikit nutty, dan aroma rempah yang kuat โ dijamin bikin nafsu makan langsung naik.
Penasaran gimana cara buat falafel yang crunchy di luar tapi lembut di dalam? Yuk, lanjut baca resepnya versi Sendoklapar di bawah ini! ๐ด
Pemberitahuan:
- Resep ini cukup untuk 4 – 6 porsi
- Redam kacang arab 1 hari sebelum kamu memasaknya
- Alat yang kamu akan perlukan: Wajan untuk menggoreng dan Food processor
- Resep ini menggunakan rempah daun seperti parsley dan dill. Khusus dill bisa kamu skip penggunaannya karena wanginya mungkin yang cukup strong untuk sebagian orang. Atau memang susah juga sih cari dill disupermarket hehe.
Sesendoktips:
- Jangan pakai kacang arab kalengan!
Gunakan chickpeas kering yang sudah direndam semalaman untuk hasil yang padat dan renyah di luar. - Tepung kacang arab bisa diganti
I know, gak gampang cari tepung kacang arab, tapi bisa kamu ganti dengan tepung biasa even maizena biar tambah fluffy. - Adonan falafel bisa disimpan di freezer
Kalau bikin dalam jumlah banyak, kamu bisa simpan adonan falafel di wadah tertutup di freezer agar lebih awet. - Jangan langsung campur baking powder sebelum disimpan
Tambahkan baking powder hanya ketika adonan siap digoreng โ ini membantu falafel tetap mengembang sempurna tanpa membuat adonan rusak saat disimpan.
Bahan


Bubuk rempah
- 1 sdm bubuk jinten (cumin powder)
- 1 sdm bubuk ketumbar (coriander powder)
- 2 sdt lada hitam bubuk
- 400 gr kacang arab kering (chickpea) โ rendam semalaman (ยฑ 12โ24 jam) sebelum digunakan
- 100 gr tepung kacang arab (chickpea flour) โ optional (baca sesenoktips)
- 2 sdt biji wijen (sesame seeds) โ optional
- 4 batang parsley, ambil daunnya saja
- 3 batang daun ketumbar ambil daunnya saja (optional, bisa skip kalau tidak suka aroma herba kuat)
- 1โ2 batang dill, ambil daunnya saja (optional, bisa skip kalau tidak suka aroma herba kuat)
- ยฝ buah bawang bombay besar
- 8 siung bawang putih
- 1ยฝ sdm baking powder
- 2 sdt garam dapur
- Minyak secukupnya untuk menggoreng
Cara masak
- Siapkan food processor.
Masukkan bawang bombay dan bawang putih terlebih dahulu, nyalakan food processor. Pastikan semuanya sampai benar-benar hancur. (Kamu nggak mau kan, tiba-tiba ada sebongkah bawang putih nyelip di dalam falafel kamu? ๐ ) - Tambahkan bahan utama.
Setelah bawangnya halus, masukkan kacang arab yang sudah direndam semalaman, tepung kacang arab (chickpea flour), parsley, daun ketumbar, dill, bumbu bubuk pilihan, dan garam. Proses kembali sampai adonan halus dan bisa dipadatkan. - Istirahatkan adonan.
Pindahkan adonan falafel ke dalam wadah tertutup, lalu simpan di kulkas minimal 1 jam. Langkah ini penting supaya tekstur adonan lebih padat dan mudah dibentuk. - Tambahkan baking powder.
Setelah adonan dingin, tambahkan baking powder, lalu aduk hingga rata. Baking powder ini bikin falafel jadi lebih ringan dan renyah saat digoreng. - Bentuk dan goreng.
Ambil adonan menggunakan sendok makan (bukan sendoklapar ya hehe) sebagai takaran, bulatkan, lalu tekan sedikit saja agar adonan menjadi pipih. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai berwarna keemasan dan garing di luar. - Sajikan!
Falafel siap disajikan โ bisa dinikmati dengan saus tahini, roti pita, atau dijadikan isian salad.



Jangan lupa follow @sendoklapar di instagram biar kamu gak ketinggalan update tentang resep terbaru, tips masak dan rekomendasi restoran favorit sendoklapar!
